Posts

Showing posts with the label BUMN

Menteri BUMN Tunjuk Achmad Baiquni Sebagai Dirut Bank BNI

Image
sumber: google Guna menggantikan posisi ipar dari mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Gatot M. Suwondo. Nama Achmad Baiquni ditunjuk oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Mariani Soemarno sebagai Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Sebelum diangkat menjadi Direktur Utama dari Bank BNI, Achmad Baiquni merupakan seorang direktur keuangan pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Dirinya menjabat sebagai direktur keuangan di bank tersebut pada tanggal 20 Mei 2010. Dia akhirnya kembali ke bank yang membesarkannya. Baiquni tercatat memulai karir perbankan di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., sejak tahun 1984. Pada saat Achmad Baiquni masih bekerja di BRI, dirinya juga sempat menduduki beberapa jabatan lainnya. Di antaranya ialah Direktur Bisnis Usaha Kecil, Menengah, dan juga Syariah, Direktur Korporasi, Direktur Konsumer, dan Pemimpin Divisi Pengelolaan Bisnis Personal. Pria ini meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universita...

Achmad Baiquni Berikan Tanggapan Baik Untuk Holding BUMN

Image
Direktur Utama dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI),  Achmad Baiquni  menyambut dan mendukung dengan sangat baik adanya pembicaraan pemerintah untuk bisa menggabungkan beberapa lembaga keuangan negara (BMUN) dalam bentukan holding. Perencanaan akan adanya holding itu, dikatakan oleh  Baiquni  adalah upaya yang sangat membantu perbankan dalam banyak hal dan menjadikan lembaga keuangan jauh lebih kuat. “Holding bank BUMN akan sangat membantu perbankan dalam banyak hal, misalnya raising fund, kan kalau itu di pull di holding, negosiasi kita akan jauh lebih kuat dibanding kalau masing-masing bank,” terang  Achmad Baiquni  usai menghadiri rapat dengar pendapat di Komisi VI DPR, Jakarta (1/3). Dikatakan juga oleh  Baiquni  bahwa dengan adanya holding ini bisa untuk sharing infrastruktur dengan bersamaan dan memudahkan konsumen mendapatkan pelayanan. “Bisa sharing bersama seperti ATM bersama, akan jauh lebih dahsy...